Manakala engkau tersenyum sedangkan hatimu penuh dengan duka nestapa, maka sesungguhnya engkau sedang meringankan beban, dan membuka satu pintu untuk kebahagiaan, jangan pernah ragu-ragu untuk tersenyum, jangan menekan kekuatan itu, karna dengan menekannya berarti memaksa jiwamu masuk kedalam botol penderitaan, tersenyum tidak akan membahayakanmu, bicaralah dengan orang disekitarmu dengan bahasa kalbu, alangkah indahnya bibir kita ketika berbicara dengan bahasa senyuman.
About Me
PuIsi-Q
KEDEWASAANKU
Alhamdulillah
Masa remaja telah lewat
Kulewati dengan salam
Kugapai citaq
Ketemu identintasq
Idealisme masih membara
Pribadiq lebih matang
Cintaq bersemi
Tapi........
Dewasakah aku?
Fisik-biologis aku dewasa
Psikososil?
Spritual?
Aku harus menjawab
Dengan kesadaranq
Dengan affek-emosiq
Dengan proses berfikirq
Dengan prilaku keseharianq
Dengan imanq
Dengan taqwaq
Dengan totallitaas diriq
Alhamdulillah
Masa remaja telah lewat
Kulewati dengan salam
Kugapai citaq
Ketemu identintasq
Idealisme masih membara
Pribadiq lebih matang
Cintaq bersemi
Tapi........
Dewasakah aku?
Fisik-biologis aku dewasa
Psikososil?
Spritual?
Aku harus menjawab
Dengan kesadaranq
Dengan affek-emosiq
Dengan proses berfikirq
Dengan prilaku keseharianq
Dengan imanq
Dengan taqwaq
Dengan totallitaas diriq
Jumat, 26 Juni 2009
Tersenyumlah Untuk Hidup
Diposting oleh yanti di 20.43
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar